Mentan Andi Amran Pastikan Stok Pangan Aman Menjelang Ramadhan Idul Fitri

Kamis, 12 Februari 2026 | 11:24:55 WIB
Mentan Andi Amran Pastikan Stok Pangan Aman Menjelang Ramadhan Idul Fitri

JAKARTA - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman menjelang bulan suci Ramadan dan Idulfitri. 

Ketersediaan ini mencakup sembilan bahan pokok utama yang sebagian besar sudah dalam keadaan swasembada. Amran menekankan bahwa pemerintah siap menghadapi lonjakan permintaan selama dua bulan ke depan dengan stok yang surplus.

Ia menambahkan, beberapa komoditas seperti minyak goreng, beras, dan bawang merah bahkan sudah diekspor. Stok bawang merah, misalnya, sudah mencapai tingkat swasembada dan mampu memenuhi permintaan domestik sekaligus ekspor. Tahun sebelumnya, ekspor bawang merah mencapai sekitar 1.000 ton, menunjukkan kapasitas produksi nasional yang memadai.

Selain produksi dalam negeri, komoditas yang masih mengandalkan impor dipastikan tetap aman. Total terdapat sekitar 11 hingga 12 jenis bahan pokok yang stoknya cukup hingga Idulfitri. Pemerintah juga terus memantau kondisi pasokan untuk menjaga kelancaran distribusi ke seluruh daerah.

Penguatan Rantai Pasok dan Stabilitas Harga

Amran menegaskan tantangan utama bukan ketersediaan, melainkan penguatan rantai pasok agar harga tetap stabil di tingkat konsumen. Pemerintah mengawasi Harga Eceran Tertinggi (HET) dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk memastikan keseimbangan pasar. Komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, daging, ayam, dan telur menjadi fokus pengawasan agar tidak terjadi lonjakan harga.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah gejolak harga yang dapat membebani masyarakat selama Ramadan. Selain itu, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah ditingkatkan. Tujuannya agar distribusi pangan tetap lancar hingga seluruh wilayah terpenuhi kebutuhan pokoknya.

Amran juga menyoroti pentingnya mekanisme distribusi yang efisien. Hal ini termasuk pemantauan stok di gudang, pasar tradisional, dan modern. Dengan pengawasan yang ketat, diharapkan pasokan dapat merata dan harga tetap terkendali.

Swasembada Pangan dan Ekspor Komoditas

Beberapa komoditas telah mencapai tingkat swasembada dan bahkan diekspor ke luar negeri. Minyak goreng, beras, dan bawang merah menjadi contoh keberhasilan produksi nasional. Stok beras dan bawang merah dipastikan aman untuk memenuhi permintaan domestik dan internasional secara bersamaan.

Bawang merah menjadi sorotan karena produksi dalam negeri sudah cukup untuk memenuhi konsumsi lokal. Ekspor bawang merah juga menambah devisa negara. Langkah ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan Indonesia semakin kokoh.

Selain bawang merah, beras juga menjadi komoditas strategis yang stabil. Produksi beras nasional mampu menutupi kebutuhan masyarakat hingga beberapa bulan ke depan. Hal ini menandakan kesiapan pemerintah dalam menghadapi lonjakan konsumsi saat Ramadan.

Monitoring Harga dan Ketersediaan di Pasar

Amran menekankan pemerintah terus melakukan pemantauan harga di pasar. Tujuannya agar masyarakat mendapatkan harga yang wajar dan pasokan tetap tersedia. Kegiatan ini meliputi pengawasan HET, HPP, dan stok di tingkat pengecer maupun grosir.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan mekanisme intervensi jika terjadi kekurangan pasokan. Misalnya dengan menyalurkan stok cadangan dari pemerintah atau mempercepat distribusi dari sentra produksi. Langkah-langkah ini memastikan kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Amran menambahkan, penguatan logistik dan rantai distribusi menjadi prioritas. Sistem distribusi yang efisien dapat mengurangi risiko kekosongan barang di pasar. Hal ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga bahan pokok hingga Idulfitri.

Dukungan Pemerintah untuk Stabilitas Pangan

Pemerintah menegaskan komitmen untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Langkah-langkah ini mencakup pengawasan harga, distribusi, dan stok pangan. Tujuannya agar masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan kebutuhan pokok terpenuhi.

Amran menekankan koordinasi lintas kementerian dan daerah menjadi kunci keberhasilan. Pemerintah pusat terus bekerja sama dengan daerah untuk memastikan pasokan merata. Dengan demikian, stok pangan tidak hanya aman tetapi juga tersedia secara berkelanjutan hingga perayaan Idulfitri selesai.

Selain itu, upaya pemerintah juga mencakup pemantauan kualitas pangan. Hal ini untuk memastikan semua bahan pokok layak konsumsi dan memenuhi standar kesehatan. Dengan langkah ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan kuantitas yang cukup tetapi juga kualitas yang terjamin.

Terkini